Masihkah Hati ini untukmu?

by

Tiada lagi nyanyian merdu, Tiada lage penghibur lara, Tiada lagi damai dalam jiwa
Hanya ada Bintang penuh derita, Hanya ada Langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata, Inilah nafas Kehidupanku

Senyuman pun kian membeku, Dalam dinginnya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu, Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita, Inilah jejak yang harus kutempuh

Terdiam merenung sendu, Ku bersenandung rindu, Terbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu

hari ini aku kembali lagi kesini, ketempat luka yang dulu slalu ingin ku hindari. aku harus bisa mencoba melihat semuanya dengan tersenyum lagi, walau pahit aku harus berani mencoba menghadapi luka ku sendiri. aku tak boleh selamanya terpuruk dengan luka yang seharusnya hanya sebagai pelajaran kecil dalam perjalanan hidupku. ya inilah aku apa adanya, gadis kecil yang dulu selalu tersenyum cerah pada dunia, tapi entah kemana senyum itu tak lagi terkembang tulus diwajah ayunya.

Lanjutanya baca disini

One Response to “Masihkah Hati ini untukmu?”

  1. www.amigosdivebelize.com Says:

    Losing weight quickly can be done in a healthy manner without injuring the body.
    The problem is that the internet makes this sort of thing very widely
    available and that can bring with it additional dangers as well as just convenience.
    Fast food restaurants are very popular because they are conveniently located, and their
    menus are quite tasty.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: