Takdir Cinta

Jika cinta adalah ilusi, kenapa itu terasa begitu nyata? Dan jika itu nyata, kenapa terasa sangat sulit untuk masuk ke analogi logika? Pada kenyataannya cintalah yang memilih dan kita yang memutuskan. Jika kau pikir kau dapat menentukan cintamu, lakukanlah karena semua itu akan berujung hampa. Kau tidak dapat mengisi cinta yang kau mau. Cinta yang mengisinya untukmu. Dia datang dengan sendirinya, berjalan dengan pasti didalam hidupmu, dan kau akan menyadarinya sebelum ataupun sesudah terlambat. Percayalah bahwa cinta itu tidak bisa didefinisikan.

Takdir…

Yang mempertemukan mereka,

Yang membuat mereka jatuh cinta.

Takdir juga…

Yang membuat mereka bersama,

Yang membangun mimpi mereka.

Takdir pula…

Yang memisahkan mereka,

Yang menerbangkan harapan mereka.

—————————————

aku mencintainya.. sampai akhir hayat aku akan selalu mencintainya, dia adalah takdirku! Dan aku akan mencintai anak ini seperti aku mencintainya.. …….

kenangan terindah dalam hidupku adalah saat aku bisa bernafas bersama dengan anakku dan juga dengannya. Aku sangat mencintai mereka, karena mereka adalah nafasku!

Alinea tersebut saya kutip dari awal dan akhir cerita  complicated-love @Kim Hain, tetapi sayang gaya penulisan ceritanya agak lari dari tema / judul ceritanya , Lihat juga complikated love @ vaithirteen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: